www.darihatifilms.com

“The Chocolate Chance“, Sebuah Film Bertema Coklat

Jum'at, 11 Maret 2016  20:20

Dari sudut sebuah café cokelat, menyajikan manis pahit cinta…

Ini kisah tentang tiga hati yang dipertemukan secangkir coklat hangat…

Berusaha untuk saling menjaga, menahan untuk tidak saling menorehkan luka…

Walau tanpa sadar terikat sesuatu yang sama…

Cinta sama dalam rentan yang berbeda… Menuntut…

Kepada siapakah hati harus diletakan…

“The Chocolate Chance“





The Chocolate Chance Minuman Cokelat Fallisto dan Darihati Films Bekerjasama memproduksi Film layar lebar berjudul “The Chocolate Chance“. The chocolate Chance diangkat dari Novel karya Yona Dianika yang sudah diterbitkan di dua Negara: Indonesia dan Malaysia. Demi misi ikut memajukan perfilman Indonesia yang berkualitas, apalagi tema film yang disodorkan sangat mewakili brand Fallisto sebagai minuman cokelat mewah dan nikmat, hal inilah yang menjadi alasan Fallisto bekerjasama dengan Darihati films untuk memproduksi The Chocolate chance. Minuman cokelat Fallisto sudah pernah terlibat sebagai sponsor pendukung di film pertama Darihati films ‘”Catatan Akhir Kuliah” (CAK).

Film The Chocolate chance bergenre Drama romantis yang mengangkat tema cokelat. Sebuah kisah cinta yang diibaratkan rasa cokelat, ada rasa pahit dan manis seperti cokelat. Tentunya di film ini tidak hanya meyuguhkan tentang cinta, tapi banyak pesan yang dapat diambil dari persahabatan, hubungan antara orang tua dan cita-cita.

The Chocolate Chance akan disutradarai oleh Jay sukmo. Penulis skenario ditulis oleh Johansyah Jumberan. Ini duet kedua Jay Sukmo dan Johansyah Jumberan setelah debut pertama mereka Film “Catatan Akhir Kuliah (CAK) yang mendapatkan nominasi untuk penulisan skenario adapatasi terbaik di FFI 2015. The Chocolate chance akan diramaikan dengan sederetan bintang, seperti Pamela Bowie, Ricky Harun, Miqdad Addausy, Ferry Salim, Karina Suwandi, Dona Harun, Sheila Dara, Ega Olivia, Adit suryo dan Rahmed ( SUCI 5 ).

Film ini akan menyuguhkan hal berbeda, karena sebuah tantangan tersendiri oleh sutradara Jay Sukmo harus merubah karakter Ricky Harun yang selalu berperan komedi di setiap film dan sinetron, menjadi cowok yang romantis. Tentunya ini salah satu keunggulan Jay Sukmo karena sudah berhasil merubah Comic ( Muhadkly Acho ) menjadi galau di Film Catatan Akhir Kuliah. Shooting Film ini akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2016 mengambil lokasi di Jakarta. Diharapkan Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia tahun 2016.

The Chocolate Chance Menceritakan Orvala Theobroma (Pamela Bowie), perempuan pecinta cokelat. Bahkan namanya pun beraroma cokelat, salah satu impiannya adalah bekerja dalam hal yang berhubungan dengan coklat. Impiannya terwujud ketika bertemu Aruna Handrian ( Miqdad Addausy), kekasihnya yang mengajak Orvala untuk bergabung mengelola sebuah kafe coklat, Fedde Velten Cafe, yang berkonsep Eropa. Di Fedde Velten Cafe, Orvala menumpahkan segala passion-nya. Orvala seringkali bertugas di dapur ketika ada pesanan soleil choco, minuman cokelat berbahan dasar cokelat couverture, susu murni segar, gula palem, dan whipped cream. Hanya Orvala yang bisa membuatnya, meskipun banyak orang telah mencoba persis sama seperti yang dibuatnya, hasil soleil choco tidak pernah sama. Tidak hanya itu, Orvala juga terlibat dalam penambahan ide-ide yang bisa membuat kafe menjadi semakin maju.

Fedde Velten Café juga menemukan kembali dengan Juno Aswanda (Ricky Harun) kekasihnya di masa lalu yang menghilang tanpa kabar berita. Juno menginginkan Orvala kembali, meminta kesempatan kepada Orvala untuk kembali kepadanya. Cinta segitiga pun mulai muncul antara Orvala, Aruna dan Juno. Kehadiran Fidela di Fedde Velten caffe sebagai sosok cinta Aruna di masa lalu menambah rumit permasalahan. Orvala harus bisa memutuskan kepada siapakah hati akan diletakan, Aruna atau Juno?

Sumber: infosolo.net